Jumat, 09 Januari 2015

PERKEMBANGAN MASA PUBERTAS



A.    PENGENALAN PUBERTAS
Pubertas adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual. Masa pubertas dalam kehidupan kita biasanya dimulai saat berumur 8 hingga 10 tahun dan berakhir lebih kurang di usia 15 hingga 16 tahun. Pada masa ini memang pertumbuhan dan perkembangan berlangsung dengan cepat. Pada wanita pubertas ditandai dengan menstruasi pertama (menarche), sedangkan pada laki-laki ditandai dengan mimpi basah.
B.  CIRI-CIRI MASA PUBERTAS
1) Pada Laki-laki :
a.     Tumbuh Jakun
b.    Tumbuh rambut disekitar bagian tubuh, termasuk kemaluan
c.     Suara membesar
d.    Bidang tubuh semakin terbentuk
e.    Testis dan Penis menjadi lebih besar
f.      Sering timbul jerawat
g.     Ada ketertarikan dengan lawan jenis
2) Pada Perempuan :
a.   Payudara membesar
b.   Bidang dada membesar
c.    Pinggul membesar
d.   Tumbuh rambut di kemaluan
e.   Sering timbul Jerawat
f.    Terjadi menstruasi tiap bulan
g.   Ada Ketertarikan dengan lawan jenis
C. PENYEBAB MUNCULNYA PUBERTAS
Penyebab munculnya pubertas ini adalah hormon yang dipengaruhi oleh hipofisis (pusat dari seluruh sistem kelenjar penghasil hormon tubuh). Berkat kerja hormon ini, remaja memasuki masa pubertas sehingga mulai muncul ciri-ciri kelamin sekunder yang dapat membedakan antara perempuan dan laki-laki. Hormon seks yang memengaruhi perempuan adalah estrogen dan progesteron yang diproduksi di indung telur, sedangkan pada laki-laki diproduksi oleh testis dan dinamakan testosteron.  
D.  PENYEBAB PERUBAHAN PUBERTAS
               Peran Kelenjar Pituitary : Kelenjar pituitary mengeluarkan dua hormon yaitu hormon pertumbuhan yang berpengaruh dalam menentukan besarnya individu, dan hormon gonadotrofik yang merangsang gonad untuk meningkatkan kegiatan.
               Peran Gonad : Dengan pertumbuhan dan perkembangan gonad, organ-organ seks bertambah besar dan fungsinya menjadi matang
               Interaksi Kelenjar Pituitary dan Gonad : Dengan interaksi antara keduanya, akan menyebabkan secara berangsur-angsur penurunan jumlah hormon pertumbuhan yang dikeluarkan sehingga menghentikan proses pertumbuhan, interaksi ini akan berlangsung terus sepanjang kehidupan reproduksi individu.
E. KETERLAMBATAN PUBERTAS
Pubertas juga bisa terlambat. Ada juga beberapa penyebab anak terlambat pubertas. Beberapa penyebabnya antara lain adalah karena alasan medis dan juga bisa karena kekurangan asupan gizi. Beberapa penyakit termasuk penyakit kronik juga bisa menyebabkan pubertas terlambat. Diantaranya yaitu diabetes, thalassemia, kekurangan hormon, kelainan kromosom dan juga bisa disebabkan keadaan lainnya seperti halnya tumor.
F. PERUBAHAN PSIKOLOGIS
Dari segi perubahan psikologis karena pengaruh puber ini para remaja akan berusaha mencari identitas diri. Dalam usaha mencari identitas diri, remaja sering menentang kemapanan karena dirasa membelenggu kebebasannya. Meskipun cara berpikirnya belum dewasa namun remaja tidak mau dikatakan sebagai anak-anak. Remaja sering melakukan hal coba-coba karena rasa ingin tahu yang sangat besar.
G. KETERTARIKAN PADA LAWAN JENIS
Hal lainnya yang umum ditemui tatkala memasuki masa pubertas ini adalah ketertarikan terhadap lawan jenisnya. Masa remaja adalah masa persiapan menuju dewasa. Wajar bila remaja mempunyai ketertarikan dengan lawan jenis. Namun demikian pernikahan pada usia remaja belum diperbolehkan karena secara mental belum siap. Kehamilan pada usia remaja dapat berpengaruh negatif baik pada diri remaja maupun bayi yang dikandungnya.
H. PERAN ORANG TUA
Dimasa Pubertas ini, orang tua juga harus lebih memperhatikan anaknya yang menginjak pada masa pubertas ini, karena pada masa pubertas ini, anak sangat rentan terhadap hal-hal negatif dan berbagai pengaruh buruk, hendaknya orang tua membekali pendidikan intensif di sekolah, agama, dan pesan moral kepada anak agar berkembang ke arah yang lebih baik 

DIPOSKAN OLEH : DEDEN FAWZI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar