A. PENGENALAN PUBERTAS
Pubertas adalah masa ketika seorang anak
mengalami perubahan fisik,
psikis, dan pematangan fungsi seksual. Masa pubertas dalam kehidupan kita
biasanya dimulai saat berumur 8 hingga 10 tahun dan berakhir lebih kurang di
usia 15 hingga 16 tahun. Pada masa ini memang pertumbuhan dan perkembangan
berlangsung dengan cepat. Pada wanita
pubertas ditandai dengan menstruasi
pertama (menarche), sedangkan pada laki-laki ditandai dengan mimpi basah.
B. CIRI-CIRI MASA PUBERTAS
1)
Pada Laki-laki :
a.
Tumbuh Jakun
b.
Tumbuh rambut disekitar bagian
tubuh, termasuk kemaluan
c.
Suara membesar
d.
Bidang tubuh semakin terbentuk
e.
Testis dan Penis menjadi lebih
besar
f.
Sering timbul jerawat
g.
Ada ketertarikan dengan lawan
jenis
2) Pada Perempuan :
a. Payudara membesar
b. Bidang dada membesar
c. Pinggul membesar
d. Tumbuh rambut di kemaluan
e. Sering timbul Jerawat
f. Terjadi menstruasi tiap
bulan
g. Ada
Ketertarikan dengan lawan jenis
C. PENYEBAB MUNCULNYA PUBERTAS
Penyebab munculnya pubertas ini adalah hormon yang dipengaruhi oleh hipofisis
(pusat dari seluruh sistem kelenjar penghasil hormon tubuh). Berkat kerja
hormon ini, remaja memasuki masa pubertas sehingga mulai muncul ciri-ciri kelamin sekunder yang dapat
membedakan antara perempuan dan laki-laki. Hormon seks yang memengaruhi
perempuan adalah estrogen
dan progesteron yang diproduksi di indung telur, sedangkan pada laki-laki
diproduksi oleh testis
dan dinamakan testosteron.
D. PENYEBAB PERUBAHAN
PUBERTAS
•
Peran Kelenjar Pituitary :
Kelenjar pituitary mengeluarkan dua hormon yaitu hormon pertumbuhan yang
berpengaruh dalam menentukan besarnya individu, dan hormon gonadotrofik yang
merangsang gonad untuk meningkatkan kegiatan.
•
Peran Gonad : Dengan pertumbuhan
dan perkembangan gonad, organ-organ seks bertambah besar dan fungsinya menjadi
matang
•
Interaksi Kelenjar Pituitary dan
Gonad : Dengan interaksi antara keduanya, akan menyebabkan secara
berangsur-angsur penurunan jumlah hormon pertumbuhan yang dikeluarkan sehingga
menghentikan proses pertumbuhan, interaksi ini akan berlangsung terus sepanjang
kehidupan reproduksi individu.
E. KETERLAMBATAN PUBERTAS
Pubertas juga bisa terlambat. Ada
juga beberapa penyebab anak terlambat pubertas. Beberapa penyebabnya
antara lain adalah karena alasan medis dan juga bisa karena kekurangan asupan
gizi. Beberapa penyakit termasuk penyakit kronik juga bisa menyebabkan pubertas
terlambat. Diantaranya yaitu diabetes, thalassemia, kekurangan hormon, kelainan
kromosom dan juga bisa disebabkan keadaan lainnya seperti halnya tumor.
F. PERUBAHAN PSIKOLOGIS
Dari segi perubahan psikologis
karena pengaruh puber ini para
remaja akan berusaha mencari identitas diri. Dalam usaha mencari identitas
diri, remaja sering menentang kemapanan karena dirasa membelenggu kebebasannya.
Meskipun cara berpikirnya belum dewasa namun remaja tidak mau dikatakan sebagai
anak-anak. Remaja sering melakukan hal coba-coba karena rasa ingin tahu yang
sangat besar.
G. KETERTARIKAN PADA LAWAN JENIS
Hal lainnya yang umum ditemui
tatkala memasuki masa pubertas ini adalah ketertarikan terhadap lawan jenisnya.
Masa remaja adalah masa persiapan menuju dewasa. Wajar bila remaja mempunyai
ketertarikan dengan lawan jenis. Namun demikian pernikahan pada usia remaja
belum diperbolehkan karena secara mental belum siap. Kehamilan pada usia remaja
dapat berpengaruh negatif baik pada diri remaja maupun bayi yang dikandungnya.
H. PERAN ORANG TUA
Dimasa Pubertas ini, orang tua juga harus lebih
memperhatikan anaknya yang menginjak pada masa pubertas ini, karena pada masa
pubertas ini, anak sangat rentan terhadap hal-hal negatif dan berbagai pengaruh
buruk, hendaknya orang tua membekali pendidikan intensif di sekolah, agama, dan
pesan moral kepada anak agar berkembang ke arah yang lebih baik
DIPOSKAN OLEH : DEDEN FAWZI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar